"Welcome to my blog..... Thank's to visit...!

Welcome to my blog..... Thank's to visit...! Terima Kasih Atas Kunjungannya ...

Rabu, 09 Februari 2011

MANAJEMEN KESEHATAN

1.1 Batasan Manajemen Kesehatan
Manajemen seringkali rancu dengan addministrasi, tetapi sebenarnya antara keduanya memiliki ruang lingkup yang sama. Jika disimak dari pengertiannya, ilmu administrasi mempunyai ruang lingkup yang lebih luas dibandingkan dengan ilmu manajemen. Namun, manajemen merupakan motor penggerak berkembangnya dinamika administrasi.
Batasan manajemen adalah ilmu atau seni tentang bagaimana menggunakan sumber daya secara efesien, efektif, dan rasional untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya
Berdasarkan batasan tersebut, manajemen mengandung tiga prinsip pokok yang menjadi ciri utama penerapannya yaitu efesien dalam pemanfaatan sumberdaya, efektif dalam memilih alternative kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi, dan rasional dalam pengambilan keputusan manajerial.
Batasan administrasi adalah ilmu atau seni yang mempelajari kerja sama sekelompok orang dalam suatu organisasi dalam mencapai tujuan bersama
Dari batasan tersebut diatas administrasi lebih menekankan pada dinamika kerja sama orang-orang yang ada di dalam organisasi mencapai tujuan organisasi.

Management is getting things done through others

Pengertian tentang manajemen diatas, ada empat hal penting yang perlu dibahas lebih lanjut, yaitu :
a. Manajemen adalah ilmu terapan
b. Manajemen selalu berkaitan dengan kehidupan organisasi
c. Keberhasilan organisasi akan tercermin dari kemahiran manajerial dan ketrampilan teknis operasional seorang manajer
d. Dalam organisasi yang mempunyai jumlah SDM yang besar , ada sekelompok staf yang mempunyai ruang lingkup kegiatan yang berbeda dengan staf lain.

Management is how to solve the problem

Batasan manajemen ini apabila diterapkan dalam kehidupan organisasi akan mampu menumbuhkan dinamika aktivitas administrasi dan dinamika hubungan antar manusia untuk mencapai tujuan organisasi. Dalam memecahkan masalah dalam organisasi diperlukan rencana strategis organisasi. Rencana strategis organisasi memuat tentang rumusan visi, misi dan rencana strategis kebijakan umum organisasi.
Rumusan masalah atau kendala untuk mencapai tujuan organisasi diperlukan dalam menerapkan manajemen. Masalah adalah kesenjangan antara apa yang ingin dicapai (das sollen : visi, misi, kebijakan, prosedur kerja, target, tujuan dan sebagainya) dengan apa yang dicapai (das sein, hasil kegiatan, tata cara, prosedur kerja dsb). Di bidang pelayanan kesehatan ada dua jenis masalah yang dirumuskan yaitu masalah kesehatan dan masalah program kesehatan. Kedua jenis masalah tersebut saling berkaitan satu sama lain. Yang lebih diutamakan adalah rumusan masalah kesehatan masyarakat karena kegiatan manajemen kesehatan harus ditujukan untuk memecahkan masalah kesehatan masyarakat.
2.1 Pendekatan praktis mempelajari manajemen kesehatan
Dalam mempelajari manajemen kesehatan, kita dapat menggunakan lima pendekatan guna mengkaji fungsi dan unsure manajemen, antara lain :
a. Management by objective oleh Peter Drucker. (Manajemen dilaksanakan untuk mencapai tujuan organisasi)
Penerapan manajemen by objective pada organisasi puskesmas. Salah satu tugas pokok kepala puskesmas adalah mengatur pekerjaan staf yang diperbantukan kepadanya. Kepala puskesmas harus mengerti visi dan misi Puskesmas yang dipimpinnya dan mampu mengajak staf Puskesmas menerjemahkan visi dan misi organisasi dalam rencana strategis puskesmas dan rencana operasional masing – masing program. Seorang pimpinan puskesmas harus menjabarkan secara operasional visi dan misi puskesmas ke dalam kegiatan yang akan dilaksanakan oleh staf puskesmas untuk mencapai tujuan pelayanan puskesmas. Di sinilah pentingnya ketrampilan seorang pimpinan merumuskan strategi dan kebijakan pengembangan program sesuai dengan masalah kesehatan masyarakat yang potensial berkembang di wilayah kerjanya. Taf puskesmas harus paham dan terampil merumuskan masalah program yang dihadapi oleh unit kerjanya dan masalah kesehatan masyarakat yang berkembang sesuai dengan bidang dan wilayah binaannya.
b. Management is how to work with others (manajemen adalah kerja sama untuk mencapai tujuan bersama)
Dengan pendekatan ini, fungsi manajemen akan dapat dipelajari dari proses kerja sama yang berkembang antara pimpinan dengan stafnya dalam mencapai tujuan organisasi. Sumber daya lain yang penting adalah dana dan material. Manajemen harus mampu mengelola sumberdaya tersebut untuk mencapai tujuan organisasi. Aplikasi pendekatan ini dibidang kesehatan misalnya :
Seorang bidan puskesmas akan mampu memberikan pertolongan persalinan untuk ibu-ibu hamil di wilayah kerjanya jika ibu hamil memilih fasilitas kesehatannya dan dia memiliki staf pembantu bidan yang akan menjaga ibu – ibu selama perawatan masa nifas. Bidan dan staf pembantu bidan adalah SDM penting dalam melaksankan program KIA. Pengembangan tugas Bidan Puskesmas mempunyai arti penting dalam manajemen puskesmas.
c. Manajemen ditinjau dari aspek perilaku manusia.
Manusia sebagai sumber daya utama manajemen selalu akan responsive pada saat berinteraksi dengan orang lain. Manajemen dapat dipelajari melalui perilaku organisasi tersebut. Perilaku organisasi ditentukan oleh upaya kepemimpinan yang mampu membangkitkan motivasi staf. Perilaku organisasi kesehatan memiliki cirri khas sendiri yang berbeda dengan organisasi lain. Misalnya didalam puskesmas, seorang SKM yang menjadi kepala Puskesmas harus mampu memotivasi kinerja dokter, bidan , dan tenaga kesehatan lain yang memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda – beda.
d. Manajemen sebagai suatu proses
Manajemen sebagai proses dapat dipelajari melalui fungsi – fungsi manajemen. Fungsi manajemen meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan penilaian. Dalam manajemen kesehatan, seorang kepala puskesmas harus mampu melaksanakan fungsi – fungsi manajemen dalam melaksanakan program –program kesehatan masyarakat di puskesmas.
e. Manajemen sebagai ilmu terapan.
Kepala puskesmas harus memilki wawasan yang cukup luas dan terus mengembangkan diri dengan mempelajari berbagai ilmu yang terkait dengan tugas- tugasnya. Seorang SKM yang menjadi pimpinan organisasi kesehatan harus mampu menghitung persediaan dana, memahami kebijakan anggaran pemerintah dan menghitung pengeluaran biaya kesehatan untuk memelihara kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya.

3.1 Penerapan Manajemen Kesehatan di Indonesia
Manajemen adalah ilmu terapan yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai jenis organisasi untuk membantu manajer dalam memecahkan masalah organisasi. Atas dasar pemikiran tersebut, manajemen dapat diterapkan di bidang kesehatan untuk membantu manajer organisasi kesehatan memecahkan masalah kesehatan masyarakat. Tujuan umum sistem kesehatan adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, atau mencapai suatu keadaan sehat bagi individu atau kelompok masyarakat.
Administrasi kesehatan tidak dapat disamakan dengan administrasi niaga yang lebih banyak berorientasi pada upaya untuk mencari keuntungan finansial. Administrasi kesehatan lebih tepat digolongkanke dalam administrasi umum oleh karena organisasi kesehatan lebih mementingkan pencapaian kesejahteraan masyarakat umum.

Manajemen kesehatan harus dikembangkan di tiap –tiap organisasi kesehatan di Indonesia seperti kantor Depkes, Dinas kesehatan di daerah, rumah sakit, dan puskesmas dan jajarann6ya. Untuk memahami penerapan manajemen kesehatan di rumah sakit, dinas kesehatan dan di puskesmas memerlukan kajian proses penyusunan rencana tahunan Departemen kesehatan. Khusus untuk tingkat puskesmas penerapan manajemen dapat melalui perencanaan yang disusun setiap lima tahun.
Ruang lingkup manajemen kesehatan meliputi manajemen kegiatan dan sumber daya yang dikelolanya diantaranya manajemen personalia, manajemen keuangan, manajemen logistik manajemen pelayanan kesehatan dan sistem informasi manajemen. Untuk masing – masing bidang tersebut dikembangkan manajemen spesifik sesuai dengan ruang lingkup dan tugas pokoknya. Penerapan manajemen pada unit pelaksana teknis seperti puskesmas dan rumah sakit merupakan upaya untuk memanfaatkan dan mengatur sumber daya yang dimiliki masing – masing unit pelayanan kesehatan untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif, efesien dan rasional.

4.1 RANGKUMAN
Manajemen adalah ilmu terapan yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai jenis organisasi untuk membantu manajer dalam memecahkan masalah organisasi. Atas dasar pemikiran tersebut, manajemen dapat diterapkan di bidang kesehatan untuk membantu manajer organisasi kesehatan memecahkan masalah kesehatan masyarakat. Tujuan umum sistem kesehatan adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, atau mencapai suatu keadaan sehat bagi individu atau kelompok masyarakat.

5.1 TES FORMATIF
1) Jelaskan pengertian tentang manajemen kesehatan?
2) Jelaskan penerapan manajemen sebagai proses dalam bidang kesehatan?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar